Mengenal Short Pastry, Mengenal Nama Cookies dari berbagai Negara


sejarah cookies


Pastry adalah campuran terigu, cairan dan lemak. Terdapat 6 jenis pastry yaitu puff pastry, Danish Pastry, Croissant, phyllo, choux dan short pastry yang akan kita bahas saat ini.


Short pastry merupakan jenis pastry yang paling sederhana, terbuat dari tepung terigu, lemak, gula, garam, dan air. Dalam proses pembuatannya bahan kering seperti tepung terigu, garam dan gula dicampur dengan lemak melalui proses pencampuran “rub in method” sehingga terbentuk tekstur yang beremah atau crumbly


Contoh dari produk pastry ini biasanya dikenal dengan nama pie dan cookies dan lebih dikenal lagi dengan sebutan kue kering di Indonesia.



Kue kering pertama kali dikenal di Prancis. Sama dengan orang Inggris, Prancis juga menyebutnya biscuit berasal dari kata “bis” artinya dua dan “cuit” artinya memasak. Maka biscuit adalah kue yang dimasak dua kali agar mendapat tekstur renyah, kering dan juga tahan lama. Di negara Amerika menyebutnya cookies dan di Belanda koekje yang artinya kue kecil. Meskipun memiliki nama-nama yang berbeda, kue kering merupakan adonan cake yang dikeringkan. Kue ini mudah dibuat, tahan lama dan juga bisa disajikan kapan saja.


Penggolongan kue kering / Cookies ini ada 2 yaitu adonan keras dan adonan lunak. Adonan keras contohnya seperti kue marie dan crackers. Adonan lunak contohnya adalah butter cookies, lidah kucing, lady finger, dll.


Baca Juga:





23 views0 comments